Penggunaan sunscreen sudah menjadi bagian penting dari perawatan kulit modern. Namun, masih banyak orang yang bertanya-tanya, apa itu SPF? Mengapa angka SPF pada sunscreen begitu penting, serta bagaimana cara memilih SPF sunscreen yang bagus sesuai kebutuhan kulit?
Baca juga: Panduan Urutan Skincare Pagi dan Malam yang Benar untuk Pemula
Apa itu SPF? (Sun Protection Factor)
SPF adalah singkatan dari Sun Protection Factor, yaitu matriks untuk menunjukkan seberapa baik sunscreen melindungi kulit dari sinar UVB, radiasi ultraviolet yang menyebabkan kulit terbakar (sunburn) dan berperan besar dalam perkembangan kanker kulit.
Secara sederhana, SPF menggambarkan berapa kali lebih lama kulit terlindungi dari kemerahan akibat sinar matahari dibandingkan tanpa sunscreen.
Contoh:
- Jika kulit Anda biasanya memerah dalam 10 menit tanpa perlindungan:
- SPF 30 → secara teori melindungi hingga 300 menit (10 × 30)
- SPF 50 → hingga 500 menit
Namun secara medis, sunscreen tetap harus diaplikasikan ulang setiap 2 jam, karena keringat, gesekan, dan air dapat mengurangi efektivitasnya.

Apa Perbedaan SPF 30, SPF 50, dan SPF Tinggi?
Banyak yang mengira semakin tinggi SPF maka perlindungannya jauh lebih besar. Faktanya, perbedaannya bersifat inkremental, bukan linear:
| SPF | Perlindungan terhadap UVB |
| SPF 15 | ±93% |
| SPF 30 | ±97% |
| SPF 50 | ±98% |
| SPF 100 | ±99% |
Artinya, SPF sunscreen yang bagus bukan hanya soal angka, tetapi juga:
- Cara pemakaian
- Jumlah pengaplikasian
- Konsistensi re-apply
- Perlindungan UVA (broad spectrum)
Baca juga: Mengenal 10 Ciri Ciri Kulit Sensitif & Cara Mengatasinya Secara Tepat
Mengapa SPF Sunscreen Sangat Penting untuk Kesehatan Kulit?
Berdasarkan data dari organisasi dermatologi internasional, penggunaan sunscreen secara rutin dapat:
1. Mengurangi Risiko Kanker Kulit
Studi menunjukkan bahwa pemakaian sunscreen SPF 15 setiap hari dapat:
- Menurunkan risiko Squamous Cell Carcinoma (SCC) hingga ±40%
- Mengurangi risiko melanoma hingga ±50%
Paparan UV yang tidak terlindungi menyebabkan kerusakan DNA kulit yang bersifat kumulatif dan permanen.
2. Mencegah Penuaan Dini (Photoaging)
Sinar UVA menembus lebih dalam ke lapisan dermis sehingga berkontribusi pada:
- Keriput
- Kulit kendur
- Flek hitam
- Tekstur kasar
Inilah alasan mengapa dalam dunia estetika, SPF sunscreen adalah anti-aging paling dasar dan paling efektif.
3. Menjaga Hasil Perawatan Estetika
Setelah treatment seperti:
- Laser
- Chemical peeling
- Mesotherapy
- Facial medis
Kulit menjadi lebih sensitif terhadap UV. Tanpa sunscreen yang tepat, hasil perawatan bisa cepat rusak atau memicu hiperpigmentasi.
👉 Di Hagata Skin Aesthetic Clinic Batam, penggunaan SPF sunscreen yang tepat selalu menjadi bagian dari aftercare protocol setiap treatment untuk memastikan hasil optimal dan aman.

Broad Spectrum: Perlindungan UVA & UVB
Sinar UVA memiliki panjang gelombang lebih panjang dan mampu menembus kulit hingga lapisan dermis. Paparannya terjadi sepanjang hari dan dapat menembus awan serta kaca. Dampaknya antara lain penuaan dini, flek hitam, kerusakan kolagen, serta kerusakan DNA kulit yang berkontribusi pada kanker kulit jangka panjang. Karena tidak selalu menimbulkan rasa terbakar, efek UVA sering tidak disadari.
Sinar UVB memiliki panjang gelombang lebih pendek. Paparannya berdampak terutama pada lapisan kulit terluar (epidermis). Intensitasnya paling kuat pada siang hari dan menjadi penyebab utama kulit terbakar (sunburn), kemerahan, serta berperan dalam perkembangan kanker kulit. Angka SPF pada sunscreen mengukur perlindungan terhadap UVB, bukan UVA.
Oleh karena itu, SPF sunscreen yang bagus wajib memiliki label “Broad Spectrum”, artinya melindungi dari UVA dan UVB sekaligus.
Baca juga: Cara Mengatasi Kulit Belang & Pencegahannya
Jenis Sunscreen Berdasarkan Kandungan
1. Physical / Mineral Sunscreen
Mengandung Zinc Oxide dan Titanium Dioxide. Cara kerja sunscreen ini dengan memantulkan serta menyebarkan sinar UV sebelum mencapai lapisan kulit. Jenis ini cenderung lebih stabil di bawah paparan sinar matahari dan minim risiko iritasi, sehingga sering direkomendasikan untuk kulit sensitif, kulit pasca-treatment estetika, serta ibu hamil sesuai anjuran dokter.
2. Chemical Sunscreen
Mengandung bahan aktif seperti Avobenzone, Octinoxate, dan Octisalate. Cara kerjanya dengan menyerap sinar UV lalu mengubahnya menjadi energi panas sebelum merusak sel kulit. Teksturnya umumnya lebih ringan, mudah diratakan, dan nyaman digunakan sehari-hari, terutama di bawah makeup.
Secara ilmiah, kedua jenis sunscreen ini terbukti aman sekaligus efektif selama terdaftar resmi serta digunakan sesuai aturan pemakaian.

Siapa yang Wajib Menggunakan Sunscreen?
Secara medis, sunscreen dianjurkan untuk semua orang, baik pria maupun wanita, tanpa memandang warna kulit. Bahkan orang yang jarang terpapar sinar matahari langsung. Hal ini karena sinar UVA dapat menembus awan dan kaca, sehingga paparan tetap terjadi meskipun berada di dalam ruangan atau saat cuaca mendung. Oleh sebab itu, penggunaan SPF sunscreen sebaiknya menjadi kebiasaan harian, bukan hanya saat beraktivitas di luar ruangan.
Panduan Cara Menggunakan SPF Sunscreen
Agar manfaatnya maksimal:
- Gunakan SPF 30 minimal untuk aktivitas harian
- Pilih SPF 50 atau lebih untuk aktivitas outdoor
- Aplikasikan 15-30 menit sebelum keluar ruangan
- Gunakan jumlah cukup (±2 jari untuk wajah)
- Re-apply setiap 2 jam atau setelah berkeringat
Bagaimana Memilih SPF Sunscreen yang Bagus?
Pertimbangkan:
- Broad spectrum
- SPF sesuai aktivitas
- Jenis kulit (oily, dry, acne-prone, sensitive)
- Water resistant bila banyak berkeringat
- Tekstur yang nyaman agar dipakai rutin.
Baca juga: Kulit Kering & Kusam? Pahami Penyebab, Pencegahan, dan Perawatan Tepat
Kesimpulan
SPF adalah faktor perlindungan esensial dalam perawatan kulit yang tidak boleh diabaikan. Penggunaan SPF sunscreen secara rutin dan benar telah terbukti secara ilmiah mampu menurunkan risiko kanker kulit, mencegah penuaan dini akibat paparan sinar UV, serta menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang. Selain itu, sunscreen juga berperan penting dalam melindungi kulit dan mengoptimalkan hasil berbagai perawatan estetika, sehingga menjadi langkah dasar namun krusial dalam menjaga kualitas kulit sehari-hari.
Jika Anda ingin mendapatkan edukasi personal, rekomendasi produk yang tepat, serta perawatan kulit berbasis medis, Hagata Skin Aesthetic Clinic Batam siap membantu dengan teknologi ssekaligus pendekatan medis profesional.
Referensi:
- The Skin Cancer Foundation – Understanding SPF & Sunscreen
- Encyclopaedia Britannica – What Does SPF Mean?
- The Skin Cancer Foundation – UV Radiation & Skin Cancer Risk
