Bekas jerawat kemerahan adalah kondisi kulit yang umum terjadi setelah jerawat meradang. Kondisi ini dikenal secara medis sebagai post-inflammatory erythema (PIE), yaitu bercak merah atau pink yang muncul akibat kerusakan pada kapiler kecil di bawah permukaan kulit. Bekas jerawat merah ini bisa bertahan selama berbulan-bulan sehingga membuat penampilan kulit tampak tidak merata.
Memahami penyebab dan cara mengatasi bekas jerawat kemerahan adalah langkah penting untuk mendapatkan kulit yang sehat serta tetap terlihat mulus.
Baca juga: Mengenal 10 Ciri Ciri Kulit Sensitif & Cara Mengatasinya Secara Tepat
Penyebab Bekas Jerawat Kemerahan
Bekas jerawat kemerahan muncul akibat beberapa faktor:
- Peradangan jerawat
Jerawat yang meradang, terutama jerawat cystic, dapat merusak kapiler kecil di kulit sehingga meninggalkan bercak merah. - Kulit sensitif atau tipis
Orang dengan kulit sensitif atau tipe kulit terang lebih rentan mengalami PIE karena kapiler mudah terlihat. - Paparan sinar matahari
UV dapat memperparah kemerahan dan membuat bekas jerawat lebih sulit hilang. - Perawatan jerawat secara agresif
Menggaruk atau memencet jerawat dapat memperburuk peradangan serta memicu bekas jerawat merah lebih parah.

Cara Mengatasi Bekas Jerawat Kemerahan
Terdapat beberapa cara untuk membantu memudarkan bekas jerawat kemerahan, baik perawatan rumahan maupun klinis:
1. Perawatan Topikal di Rumah
Perawatan topikal merupakan langkah awal efektif untuk memudarkan bekas jerawat merah:
- Topical Vitamin C
Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat membantu mencerahkan kulit, mempercepat regenerasi sel, hingga mengurangi kemerahan akibat post-inflammatory erythema (PIE). Penggunaan rutin serum atau krim vitamin C dapat membuat kulit lebih merata serta glowing. - Topical Hydrocortisone (sesuai rekomendasi dokter)
Steroid ringan ini dapat membantu menenangkan peradangan serta mengurangi kemerahan sementara. Penggunaannya harus diawasi dokter atau ahli kulit, karena penggunaan jangka panjang tanpa kontrol dapat menimbulkan efek samping, seperti penipisan kulit. - Moisturizer dan Sunscreen
Menjaga kelembaban kulit membantu proses regenerasi serta memperkuat skin barrier. Penggunaan sunscreen setiap hari, minimal SPF 30, melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat memperparah bekas jerawat merah. Pilih sunscreen non-komedogenik agar tidak menyumbat pori.
Baca juga: Apa itu Closed Komedo? Penyebab & Cara Menghilangkannya
2. Perawatan Klinik Profesional
Jika bekas jerawat merah menetap atau cukup mengganggu, perawatan profesional bisa memberikan hasil lebih cepat serta signifikan. Klinik kecantikan modern seperti Hagata Skin Aesthetic Clinic, Batam menawarkan beberapa teknologi canggih untuk mengatasi bekas jerawat kemerahan:
- Laser CO2
Laser fraksional ini bekerja pada lapisan atas kulit untuk memperbaiki tekstur dan merangsang regenerasi sel kulit. Laser CO2 efektif mengurangi kemerahan, memperhalus kulit, serta membuat warna kulit lebih merata. Prosedur ini aman, memiliki waktu pemulihan singkat, dengan hasil akhir terlihat dalam beberapa sesi perawatan. - Laser Nd Yag C-Plus (Rejuvenation C-Plus Laser)
Treatment non-invasif ini menargetkan lapisan kulit terdalam, menstimulasi produksi kolagen, dan memperbaiki pigmentasi. Teknologi C-Plus secara efektif mencerahkan kulit, meremajakan, hingga mengurangi bekas jerawat merah secara menyeluruh. Laser ini cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif, dengan risiko minimal dan kenyamanan tinggi selama perawatan.
Tips Tambahan:
Kombinasikan perawatan klinik dengan rutinitas harian yang tepat, seperti penggunaan sunscreen, pelembap, dan antioksidan topikal. Konsistensi perawatan adalah kunci agar bekas jerawat kemerahan memudar lebih cepat dan kulit tampak sehat alami.

Tips Pencegahan Bekas Jerawat Merah
Mencegah munculnya bekas jerawat kemerahan sama pentingnya dengan merawat jerawat itu sendiri. Beberapa langkah berikut dapat membantu kulit tetap sehat sekaligus meminimalkan risiko PIE (post-inflammatory erythema):
1. Hindari memencet atau menggaruk jerawat
Memencet jerawat dapat memperparah peradangan, merusak kapiler, sehingga meninggalkan bekas merah yang lebih sulit hilang. Biarkan jerawat sembuh secara alami atau lakukan perawatan medis jika diperlukan.
2. Gunakan skincare sesuai jenis kulit, hindari produk iritatif
Pilih pembersih, serum, dan pelembab yang diformulasikan untuk tipe kulit Anda. Hindari produk dengan alkohol tinggi, parfum, atau bahan kimia keras yang dapat memicu iritasi sehingga memperburuk kemerahan.
3. Selalu gunakan sunscreen setiap hari
Paparan sinar UV dapat memperparah kemerahan dan menunda penyembuhan bekas jerawat. Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap hari, bahkan saat berada di dalam ruangan, untuk melindungi kulit sekaligus menjaga warna kulit tetap merata.
4. Konsumsi makanan sehat dan cukup cairan
Pola makan kaya antioksidan, vitamin C, vitamin E, dan omega-3 dapat membantu regenerasi kulit dan mempercepat penyembuhan bekas jerawat. Perbanyak juga konsumsi air putih agar kulit tetap terhidrasi dan elastis.
5. Rutin perawatan profesional bila diperlukan
Jika bekas jerawat merah menetap, pertimbangkan konsultasi ke klinik kecantikan seperti Hagata Skin Aesthetic Clinic, Batam. Perawatan seperti Laser CO2 atau Nd Yag C-Plus dapat membantu mempercepat pemudaran bekas jerawat hingga meratakan warna kulit secara efektif.
Bekas jerawat kemerahan adalah masalah kulit yang umum namun bisa diatasi dengan kombinasi perawatan rumahan dan perawatan profesional. Penggunaan teknologi laser canggih di klinik seperti Hagata Skin Aesthetic Clinic dapat mempercepat proses pemulihan, menjadikan kulit lebih halus, cerah, dan merata.
Perawatan tepat sejak dini akan mencegah bekas jerawat merah semakin parah serta meningkatkan kepercayaan diri.
Referensi
- Healthline. Post-Inflammatory Erythema: Causes, Treatments, and More
- James, W. D., & Berger, T. G. (2009). Postinflammatory erythema: Pathogenesis and management. PMC. Link
